Sunday, December 29, 2013

Sumber Hidangan, Laris Sepanjang Masa


Sumber Hidangan di Jalan Braga - Bandung
Luar Biasa !
Begitulah yang saya ucapkan ketika masuk  toko Het Snoephuis - Sumber Hidangan. Gimana nggak hebat, bayangkan ! Resto kuno yang menjual kue-kue dan makanan dari jaman Belanda ini, ramai di datangi pembeli. Ya di toko kuenya, ya di restorannya pula !


Sementara sebuah toko bakery modern yang ada di depannya, sepi-sepi saja. Padahal roti dan cakenya yang bergaya masakan masa kini itu enak-enak. Adonan jaman sekarang. Tokonya dan kursi-kursinya modern dan merupakan tempat yang nyaman yang disediakan untuk para tamunya.


Sumber Hidangan ( Het Snoephuis) terletak di jalan Braga No. 20 – 22 , Bandung. Dimasa lalu, kawasan ini merupakan kawasan elite yang berisi pertokoan, cafe dan rumah makan. Kawasan ini hingga saat ini menjadi kawasan yang dilestarikan pemerintah.  

Timbangan kuno yang masih digunakan
Berdiri sejak tahun 1929, toko yang satu ini tetap mempertahankan kue-kue yang dijualnya.  Tak sedikit pun terpengaruh dengan ini dan itu di jaman sekarang. Contohnya  menu jualannya. Bokkepoot, krentenbrood,  ananastaart, suker hagelslag, likeur bonbon, vruchten zandtaart, chocolade rotsjes, mocca truffel.  Bahasa Belanda semua kan ?

Saya sendiri memilih rolltartnya yang harganya juga hanya Rp 9.000,- (sembilan ribu rupiah ). Duh makan cake enak gini, ditoko lain sudah Rp 20.000,- an.  Sebenarnya masih pengen sih mencoba lainnya seperti roti kismisnya dan ada roti lainnya yang semua bercita rasa jadul. Tapi berhubung perut sudah penuh, jadi pagi itu hanya rolltaart coklat yang saya makan. Sekedar penghibur rasa kangen saja.

Es krim ' Sumber Hidangan Special", fovorit para tamu/
Sambil menunggu matengnya roti tawar jam 11.30, saya duduk duduk di restonya.  Tertarik lah saya dengan menu es krimnya. Harganya misalnya yang coklat saja, yang satu macam gitu seharga Rp 9.000,- saja.  Pilihan yang semacam saja masih banyak, ada vanili, frambos, mocca, arben, coklat, kopior, plombiere, black and white.  Milihnya juga jadi bingung ! Kayaknya enak semua.

“ Mana es krim yang paling banyak di pesan orang ?”, tanya saya pada mas Anton, pramusaji yang sudah 25 tahun kerja di resto ini. Saya lalu pilih es krim sepesialnya , ‘Sumber Hidangan Special’ yang harganya Rp 20.000,- an gitu. Ini es krim yang paling banyak di pesan orang. Ramuannya memang rame sih. Ada es krim coklat dan vanila. Trus pake cocktail dan ditambah kismis. Hmmmm, khas banget rasanya. Es krimnya juga lembut banget.

Snack favoritku - Bokkepoot
Siapa yang mau mampir ? Soalnya kalau kita kesana, nggak cuman makanannya saja yang dibawa ke tahun 1929 an gitu. Tapi suasananya pun mendukung. Perabotnya juga masih kuno-kuno. Coba lihat toples kuenya, kasirnya yang masih pake kurungan, timbangannya juga bahan pembungkusnya masih menggunakan kertas roti. Bukan pelastik.

Yuk mampir ! Ditanggung bakal kembali lagi di Het Snoephuis – Sumber Hidangan. *** (ira).

No comments:

Post a Comment

Terbayang-bayang Pulau Maratua

Terbayang - bayang Pulau Maratua

Sore hari di Pulau Maratua Dalam trip saya ke Kepulauam Derawan, maka saya singgah di beberapa pulaunya. Di antaranya  pulau Maratua,...

Main Ke Stone Garden